22 September 2014

Tentang DSA

Kesehatan anak memang suatu hal yang tidak bisa dianggap remeh. Sejak jadi ibu, banyak sekali ilmu di bidang kesehatan yang akhirnya saya pelajari dan sangat bermanfaat. Alhamdulillah saya hidup di zaman yang serba mudah mencari informasi dan punya teman-teman yang sadar kesehatan anak.

Tentang dokter anak, sebelumnya saya pernah bercerita bahwa saya sering berkunjung ke dokter Tiwi. Beliau memang bagus, meski ada testi negatif dari beberapa teman. Saya kesana karena masih di area Bintaro. Cuma memang susahnya kalau pas jadwal sholat maghrib, dimana sulit sekali menemukan masjid di dekat area rumah beliau. Saya dan suami sholat di pos satpam. Pernah sekali saya sholat di salah satu kamar di rumah beliau, karena kebetulan sedang tidak ada tamu, jadi kamar tidak dipakai. Saya ke dokter Tiwi kabanyakan kalau anak saya sakit atau butuh second opinion, karena diagnosanya oke.

Berbincang dengan teman saya, saya menemukan satu dokter yang katanya bagus. Saya cari testinya di internet, ternyata beliau dokter kedua setelah dokter wati (dr. Purnamawati, penulis buku Smart Parent for Healthy Children yang terkenal itu lho). Beliau adalah dokter Waldi. Setelah lebih dari tiga bulan lalu saya merencanakan kesana, sabtu lalu akhirnya saya kesana. Registrasinya hanya perlu via telepon dihari yang sama dimana anak akan berkunjung. Telepon sendiri dibuka mulai jam 6 pagi. Dari telepon, kita dikasihtau jam berapa kita harus kesana. Jadi oke banget nih sistemnya. Satu pasien diberi jeda waktu 15 menit agar tidak banyak bertemu pasien lain yang bisa saja menularkan penyakitnya karena antre bareng menunggu giliran. Asik kan? Praktik pagi dimulai jam 10. Kemarin saya dapat giliran jam 10.45. Pas saya kesana, ada satu pasien sedang di ruangan dokternya, di luar ruangan? tidak ada orang/pasien mengantre! ya karena sistem tadi, jadi pasien datang tepat beberapa menit sebelum gilirannya (kecuali memang jika datang kepagian). 

Dokternya asik banget, menjelaskan hal-hal yang kita tidak tahu dengan jelas dan tenang (tidak diburu-buru waktu seperti kebanyakan dokter lain). Dokter juga berusaha mengetahui dengan detail bagaimana keseharian anak. Dan satu lagi, sangat pro-ASI! Jadi ngga ada tuh yang namanya menganjurkan merk susu tertentu untuk anak saya yang tergolong kecil. Tentang berat badan anak saya, komentar beliau: bagus kok. wow! Karena beliau memang melihat dari berat lahirnya, jadi tidak perlu khawatir asalkan nutrisinya dijaga. Alhamdulillah, dokter ini bikin hati saya tenang lho. Ah, senang sekali rasanya, jadi ketagihan. Hahaha...
Yang menjadi pertimbangan kami yang lainnya adalah, jadwal praktiknya salah satunya hari sabtu, dimana kami libur dan tidak diburu-buru waktu pulang kerja. Tempatnya nyaman sekali, ruang terbuka, dan berasa di Bali :LOL
Sekian testi dari saya, semoga bermanfaat.

dr. Waldi Nurhamzah
Jalan Karyawan No.1 Jakarta Selatan 
(jalan masuk seberang pom bensin, rumah nuansa Bali, patokan Gdeung Fedex/Harley Davidson)
(021) 7506190

2 komentar:

  1. kalau praktek di rumah sama di RS tarifnya lebih mahal mana ya, mbak?

    BalasHapus
  2. blm ngecek kl di RS nya mas (krn ngga ada niat ke RS). maaf ngga membantu

    BalasHapus

Terima kasih telah membaca postingan ini :) silakan tinggalkan jejak di sini. Maaf ya, spam&backlink otomatis terhapus.